Tipe Kamera & Karakter Sensor
Menyebutkan nama model kamera tertentu pada prompt membantu AI merekonstruksi karakteristik warna (*color science*), dynamic range, dan tingkat ketajaman sensor:
Hasselblad H6D-100c
Sensor Medium Format untuk detail tekstur mikro, ketajaman komersial ekstrem, dan dynamic range sangat luas.
Leica M11 Rangefinder
Karakter warna street photography Eropa klasik, kontras tajam dengan bayangan pekat (*rich contrast*).
ARRI Alexa LF
Sensor perfilman kelas Hollywood dengan tonalitas warna kulit alami (*creamy skin tones*) dan gradasi lembut.
Canon EOS R5
Pilihan universal untuk potret studio modern, fotografi fashion, dan komersial dengan warna hangat (*warm tone*).
Panjang Fokus Lensa & Aperture
Panjang fokus (*focal length*) menentukan distorsi optik dan kedalaman ruang (*depth of field*):
- 24mm / 28mm (Wide Angle): Cocok untuk arsitektur, lansekap luas, dan potret lingkungan (*environmental portrait*).
- 50mm (Standard / Nifty Fifty): Memberikan proporsi visual yang paling mirip dengan mata manusia tanpa distorsi.
- 85mm / 105mm (Portrait Telephoto): Mengompresi latar belakang dan menghasilkan efek bokeh lembut di bukaan
f/1.4atauf/1.8. - 100mm Macro: Mengunci detail terkecil seperti pori-pori kulit, tetesan embun, atau serat perhiasan di
f/2.8.
f/1.4 - f/2.0 untuk latar belakang blur dramatis, dan f/8 - f/11 untuk ketajaman merata dari depan ke belakang.
Sudut & Jarak Bidikan (Shot Angles & Framing)
Komposisi bingkai (*framing*) menentukan bagaimana subjek berinteraksi dengan ruang sekitarnya:
Extreme Close-Up (ECU)
Fokus penuh pada detail spesifik seperti mata, bibir, atau perhiasan subjek.
Medium Shot (Waist-Up)
Menampilkan subjek dari pinggang ke atas, sangat ideal untuk presentasi busana dan interaksi karakter.
Low Angle / Hero View
Sudut kamera rendah menghadap ke atas untuk memberikan kesan megah, kuat, dan dominan pada subjek.
Bird's Eye / High Angle
Bidikan dari atas ke bawah untuk memperlihatkan pola lantai, tata letak interior, atau meja kuliner (*flat lay*).
Setup Pencahayaan Fotografi
Pencahayaan adalah kunci utama keaslian foto. Tentukan sumber cahaya dengan istilah teknis fotografi:
- Softbox Studio Lighting: Cahaya baur merata untuk potret kecantikan (*beauty portrait*) dan produk komersial.
- Rembrandt Lighting: Menghasilkan pola bayangan segitiga klasik pada pipi yang membelakangi cahaya.
- Backlit / Rim Light: Menyorot garis siluet luar subjek dari belakang untuk memisahkannya dari latar gelap.
- Golden Hour & Blue Hour: Cahaya alami matahari rendah yang hangat atau dingin tepat sebelum terbit/setelah terbenam.
Emulasi Film & Tekstur Analog
Untuk menghindari hasil AI yang terlihat terlalu sintetis atau "plastik", Anda dapat menambahkan nama stok film 35mm klasik:
Kodak Portra 400
Warna kulit natural, saturasi hangat lembut, dan butiran film (*fine grain*) yang elegan.
Fujifilm Velvia 50
Saturasi warna cerah, kontras tajam, sangat populer untuk fotografi lansekap dan alam.
Ilford HP5 Plus 400
Hitam-putih legendaris dengan grain berkarakter, gradasi abu-abu kaya, dan bayangan dalam.
Cinestill 800T
Ciri khas halo merah (*halation*) di sekitar lampu malam perkotaan dengan tone warna tungsten kebiruan.
Rumus Prompt Fotografi Realistis
Satukan seluruh elemen di atas ke dalam formula baku untuk menghasilkan foto ultra-realistis: